PBL

PENERBIT PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN INDONESIA (P4I)

(PENERBIT P4I)

MENGEMBANGKAN BAHAN AJAR PROBLEM BASED LEARNING

Buku “Mengembangkan Bahan Ajar Problem Based Learning” membahas tentang metode pengajaran inovatif yang berfokus pada pemecahan masalah sebagai pusat proses belajar. Buku ini memandu para pendidik dalam mengembangkan perangkat ajar yang efektif dan relevan dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL). Melalui PBL, siswa diharapkan dapat berpikir kritis, bekerja secara kolaboratif, dan mengembangkan kemampuan memecahkan masalah yang kompleks. Buku ini mencakup teori dasar PBL, langkah-langkah praktis dalam merancang perangkat ajar, serta contoh kasus dan studi lapangan yang membantu pendidik mengaplikasikan metode ini di kelas. Dilengkapi dengan panduan dan tip praktis, buku ini menjadi referensi penting bagi guru, dosen, dan pelatih yang ingin meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterlibatan siswa melalui strategi pembelajaran yang menantang dan menarik.

 

Bagian pertama dalam buku ini membahas megnenai problemati yang terjadi di sekolah, bagian 2 membahas mengenai teori-teori dalam pengembangan, bagian 3 membahas mengenai model pembelajaran problem based learning, bagian 4 membahas mengenai media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai alternatif pilihan, bagian 5 membahas mengenai fase-fase dalam mengembangkan bahan ajar sehingga dapat digunakan dalam proses belajar mengajar dan bagian terakhir bagian penutup.

Judul  :MENGEMBANGKAN BAHAN AJAR PROBLEM BASED
LEARNING
Penulis :Randi Pratama Murtikusuma
ISBN :Proses
Harga :Rp75000
Ukuran : Unesco, vi,97 Hal

 

konservasi

PENERBIT PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN INDONESIA (P4I)

(PENERBIT P4I)

KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI BERBASIS KEARIFAN LINGKUNGAN DAN BUDAYA

Kearifan lingkungan mempunyai peran penting dalam mengkonservasi keanekaragaman hayati. Oleh karenanya buku ini disusun dengan tujuan untuk 1) menggali kearifan lingkungan masyarakat dalam mengkonservasi keanekaragaman hayati di lahan pekarangan, 2) mengkaji faktor- faktor yang mempengaruhi kearifan lingkungan masyarakat dalam mengkonservasi keanekaragaman hayati, 3) memetakan potensi keanekaragam hayati di lahan pekarangan, 4) mengkaji perilaku adaptasi masyarakat dalam melestarikan keanekaragaman hayati di lahan pekarangan berdasar kearifan lingkungan dan 5)  dan menyusun model pengelolaan keanekaragaman hayati secara lestari di lahan pekarangan berdasar kearifan lingkungan.

Kearifan lingkungan masyarakat dalam mengkonservasi keanekaragaman hayati tercermin dalam mata pencaharian baik yang bersifat menurun maupun karena introduksi tanaman dan hewan, bentuk larangan, anjuran, kebersamaan, kepercayaan dan cara bercocok tanam. Konservasi tanaman dan hewan dilakukan berdasarkan kegiatan budaya, kesehatan, pengelolaan satwa serta filosofi dan/atau Serat Centhini. Faktor-faktor yang mempengaruhi kearifan lingkungan masyarakat mencakup status sosial ekonomi, sumberdaya lahan, ekonomi, sosial, budaya, IPTEK, tokoh masyarakat dan kebijakan pemerintah setempat. Potensi keanekaragaman hayati di lahan pekarangan didasarkan pada manfaat dan nilai penting jenis tanaman dan hewan serta keunggulan produk atau kondisi alam di mana produk itu ada seperti desa wisata dan pengembangan potensi desa. Perilaku adaptasi masyarakat dalam melestarikan keanekaragaman hayati di lahan pekarangan menyesuaikan perubahan yang ada dan permintaan pasar. Telah terjadi pergeseran jenis tanaman dan hewan yang dibudidayakan ke arah tanaman dan hewan yang bernilai ekonomis, memberi keindahan, kepuasan, dan kenyamanan. Model pengelolaan keanekaragaman hayati di lahan pekarangan meliputi pengelolaan yang bertujuan sebagai sumber pendapatan utama menghasilkan dominasi suatu jenis tanaman dan indeks keanekaragaman jenis tanaman rendah, namun memberikan sumbangan pendapatan tinggi. Pengelolaan yang bertujuan sebagai tambahan pendapatan, keindahan, kepuasan dan kenyamanan menghasilkan indeks keanekaragaman jenis tanaman tinggi, namun memberikan sumbangan pendapatan rendah. Model pengelolaan keanekaragaman hayati di lahan pekarangan berdasar kearifan lingkungan dapat berkelanjutan jika pada lahan pekarangan yang bertujuan untuk sumber pendapatan utama ditambahkan jenis tanaman yang beraneka ragam. Untuk lahan pekarangan sebagai usaha sampingan ditambahkan pemilihan jenis tanaman yang bernilai komersial seperti sayuran, buah-buahan, ataupun budidaya ternak dan ikan.

Judul  :KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI BERBASIS KEARIFAN LINGKUNGAN DAN BUDAYA
Penulis :Suhartini
ISBN :Proses
Harga :Rp135000
Ukuran : B5 234 Hal

KIK

PENERBIT PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN INDONESIA (P4I)

(PENERBIT P4I)

PENGELOLAN PEMBELAJARAN KIK

(KREATIF INOVATIF DAN BERKARAKTER)

Buku Pengelolaan Pembelajaran KIK ini merupakan buku yang disusun berdasarkan pandangan para ahli dan pakar dalam bidang Pendidikan, beberapa peneliti juga pemikiran serta pengalaman guru dalam proses pembelajaran. Tujuan penulisan buku ini membantu pembaca yang ingin mengetahui lebih dalam tentang pengelolaan pembelajaran yang kritis inovatif dan kreatif.

Selain mempelajari tentang bagaimana mengelola pembelajaran yang kritis inovatif dan kreatif, dipaparkan tentang asesmen yang dilakukan oleh guru pada saat sebelum, pembelajaran sedang berlangsung dan setelah selesai proses pembelajaran. Buku ini mengupas tuntas bagaimana pengelolaan pembelajaran dapat lebih efektif dan menyenangkan sehingga membantu guru baik dalam Menyusun modul ajar juga penyusunan asesmennya.

 

Kelebihan buku

Buku Pengelolaan Pembelajaran KIK menurut sudut pandang penulis:

1.      Mengupas tuntas tentang hakikat pembelajaran

2. Meggali tentang bagaimana halikat metode dan model pembelajaran yang efektif dan kreatif

3.  Membahas tentang Pendidikan karakter KHD dan Profil Pelajar Pancasila

4.      Membahas tentang asesmen pembelajaran Kekurang buku

Terlepas dari keterbatasan keterampilan dan waktu dalam penyusunan buku Pengelolaan pebelajaran KIK berharap saran dan kritik untuk perbaikan karya di masa mendatang dalam hal:

1.      Tayangan gambar

2.      Ada beberapa istilah asing yang tertulis dalam buku ini tetapi tidak dijelaskan secara rinci

Judul  :PENGELOLAN PEMBELAJARAN KIK (KREATIF INOVATIF DAN BERKARAKTER)
Penulis :cucu Waryamah
ISBN :Proses
Harga :Rp75000
Ukuran : B5 vi,89 Hal

 

Industri

PENERBIT PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN INDONESIA (P4I)

(PENERBIT P4I)

ANALISA INDUSTRI DAN PERSAINGAN

Ekonomi Industri adalah kegiatan perekonomian yang dilakukan dengan cara mengolah bahan baku, bahan mentah, bahan setengah jadi, maupun bahan jadi agar memiliki nilai kegunaan yang lebih tinggi. Hasil produksi dari sebuah industri tidak harus berupa barang melainkan bisa juga berbentuk jasa. Namun selama ini masyarakat cenderung mengartikan industri dengan pabrik dan kegiatan produksi yang identik dengan hasil berupa barang saja. Contoh dari industri misalnya pabrik makanan, pabrik tekstil, pabrik otomotif, dan sebagainya.

Buku ini terdiri dari 14 bab pembahasan terkait dengan Ekonomi Industri dan Persaingan, pada bab 1 membahas tentang ekonomi industri berbasis kerakyatan, pada bab 2 membahas terkait teori dasar dan tujuan perusahaan multinasional, pada bab 3 membahas terkait perekonomian dan industri, pada bab 4 membahas terkait ekonomi tradisional dan ekonomi pasar bebas, pada bab 5 membahas tentang manajemen keuangan terstandart, pada bab 6 membahas terkait keselamatan dan kesehatan kerja, pada bab 7 membahas terkait pemeliharaan lingkungan kerja, pada bab 8 membahas terkait Strategi pemasaran, pada bab 9 membahas terkait proses manajemen pemasaran, pada bab  10 membahas terkait saluran distribusi perdagangan internasional, pada bab 11 membahas terkait strategi komunikasi pemasaran internasional, pada bab 12 dan 13 membahas terkait contoh pemasaran suatu perusahan, dan bab terakhir bab 14 membahas terkait Analisa structure conduct performance.

 

Selamat membaca!

Judul  :ANALISA INDUSTRI DAN PERSAINGAN
Penulis :Erwin Asidah, S.E., M.M. dan Abd. Hafiz, S.Sos.I, M.Pd.I
ISBN :Proses
Harga :Rp95000
Ukuran : B5 xii, 169 Hal

 

Sekolah

PENERBIT PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN INDONESIA (P4I)

(PENERBIT P4I)

Masa pengenalan lingkungan sekolah

 Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah merupakan masa krusial ketika memasuki sekolah karena pada masa tersebut terjadi proses identifikasi dan adaptasi ke lingkungan yang baru. Buku ini berisi materi-materi pengenalan sekolah secara umum untuk mengikuti kurikulum merdeka dan dapat digunakan oleh sekolah-sekolah untuk membimbing peserta didiknya melewati proses adaptasi tersebut dengan baik. Buku ini mengupas habis elemen MPLS dan memuat paparan lengkap tentang panduan pelaksanaan MPLS, wawasan wiyata mandala, learning skill 4.0, tata krama siswa dan pendidikan karakter, profil pelajar Pancasila, pola hidup bersih dan sehat, kenakalan remaja dan narkoba, adiwiyata, pendidikan lalu lintas, pendidikan anti korupsi, aturan akademik, tata tertib serta sekolah ramah, nyaman dan menyenangkan.

Judul  :Masa pengenalan Lingkungan Sekolah
Penulis : Cucu waryamah
ISBN :Proses
Harga :Rp95000
Ukuran : B5 vii,152 Hal

 

Pembangunan

PENERBIT PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN INDONESIA (P4I)

(PENERBIT P4I)

PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

Buku ini adalah merupakan buku yang ditulis diperuntukkan untuk dijadikan salah satu bahan reverensi baik bai bagi mahasiswa maupun bagi praktisi yang membutuhkan referensi untuk melakukan kajian terhadap perencanaan pembangunan daerah.

Buku ini diharapkan sebagai salah satu reverensi yang dapat melengkapi reverensi lainnya terkait dengan materi Perencanaan Pembangunan Daerah yang merupakan salah satu pengetahuan wajib khususnya bagi mahasiswa prodi Ilmu Administrasi Negara.

Kajian dalam buku ini adalah mencoba menganalisis tentang proses perencanaan secara faktual dalam bentuk pendekatan yang didasasarkan pada regulasi yang telah ditetapkan yaitu Pemerintahan Daerah dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017.

Kajian ini diharapkan kepada mahasiswa agar bisa mendapatkan gambaran yang lebih jauh dengan memperbandingkan teori-teori perencanaan yang didapatkan dari berbagai litheratur yang ada dengan membandingkan pelaksanaan perencanaan pembangunana daerah dari sisi praktisnya,

Pengetahuan praktis dalam era dewasa ini juga sangat perlu dikuasai oleh para mahasiswa disebabkan keran mereka adalah calon pelaku perencaaan yang diharapkan pada saat diperhadapkan dengan kondisi faktual dilapangan mereka tidak lagi menjadi bahan yang baru akan tetapi mereka sudah dapat mengaplikasikan apa yang didapat dalam ruang kuliah dengan pensekatan regulasi dan praktis dan selanjutnya diharapkan dapat dkembangkan dan diformulasikan lebih jauh dengan mengacu pada prndekatan teoritis yang juga diperleh dari kejian-kajian litheratur yang banyak diperoleh juga di bangku kuliah.

Dengan perpaduan pengetahuan antara pendekatan teoritik dan pendekatan praktik secara diharapkan dapat menghasilkan sesuatu output yang menjadi lebih baik sesuai dengan yang diharapkan.

Judul  :PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
Penulis :Nuddin, S.Sos., M.Si. dkk
ISBN :Proses
Harga :Rp95000
Ukuran : Unesco vii,145 Hal

 

keamanan

PENERBIT PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN INDONESIA (P4I)

(PENERBIT P4I)

SISTEM KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT BALI DIJINTAU DARI KEDUDUKAN PACALANG

Pembinaan ketertiban dan keamanan masyarakatan merupakan wewenang Kepolisian Negara Republik Indonsesia, pada krama Bali terdapat sebuah lembaga keamanan adat yang bisa  membantu  tugas dan fungsi  Polri  yang bernama  Pacalang. Pada  abad IX-X masehi awal dibentukannya, Lembaga Pacalang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban Desa Adat dari ancaman pancabhaya yaitu: mengancam jiwa seseorang “(jiwa bhaya), bahaya karena api (geni bhaya), bahaya banjir (toya bhaya), bahaya angin (bayu bhaya), dan bahaya serangan di luar Desa (ripu bhaya). Tugas utama Pacalang mengamankan pelaksanaan upacara  keagamaan lainnya, sehingga mampu menciptakan kondisi dan rasa aman krama desa adat di wewidangannya.

 

Pacalang, adalah “Keamanan Lokal”, merupakan bentuk Pengamanan  yang dikembangkan khususnya oleh Desa Adat  di Provinsi Bali. Pacalang bukan  seperti Model Militerlitik atau Kepolisian yang pada umumnya terdapat di banyak daerah di Indonesia. Pacalang mempunyai potensi untuk menjadi Model Pengamanan yang akan dikembangkan dibeberapa daerah di Indonesia era globalisasi.

Judul  :SISTEM KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT BALI DIJINTAU DARI KEDUDUKAN PACALANG
Penulis :Dr. Drs. I Made Kariyasa, S.H., M.H, dkk
ISBN :Proses
Harga :Rp85000
Ukuran : B5 vi,195 Hal

Police

PENERBIT PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN INDONESIA (P4I)

(PENERBIT P4I)

WEWENANG KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA

Reformasi di Indonesia pada tahun 1998 telah menimbulkan  perubahan di berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk di lingkungan Kepolisian, dengan menempatkan Polri kembali kepada perannya sebagai penegak hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Pemisahan Polri dari ABRI sejak tanggal 1 April 1999 belum menjadi jaminan terwujudnya negara berdasarkan kedaulatan rakyat, apabila proses perubahannya masih  seperti pola kepolisian pada masa lampau yang diidentikkan dengan kekuasaan tirani. Adanya kritik yang tajam terhadap Polri bahwa aparat polisi  masih bertangan besi dan berdarah panas itu menghendaki adanya perubahan yakni Polisi harus mengedepankan hukum yang berfalsafah kemanusiaan yang beradab dan mempertimbangkan adanya hukum yang mempunyai tugas bukan sekedar sebagai policing society (Polisi sipil) juga untuk policing the police.

 

Pola penegakkan hukum harus ditumbuhkan dengan pendekatan sistematik dan manajerial karena sosok hukum mempunyai komponen dan standar pengukuran untuk kepentingan pelayanan masyarakat dan kekurangan (outpout) penegakkan hukum menjadi sesuatu hasil bagi kemanfaatan seluruh masyarakat (social utility). Harus dipahami bahwa hukum tidak lagi diwarnai oleh kekuasaan yang mudah tergelincir pada penyalahgunaan wewenang (abuses of power), tetapi lebih cenderung berbentuk pelayanan masyarakat (social service)

Judul  :WEWENANG KEPOLISIAN
REPUBLIK INDONESIA
Penulis :I MADE KARIYASA
ISBN :Proses
Harga :Rp85000
Ukuran : Unesco, vi,176 Hal

 

12

PENERBIT PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN INDONESIA (P4I)

(PENERBIT P4I)

12 Cerita Anak

Buku cerita ini merupakan buku cerita anak-anak. Ada dua belas cerita. Ada yang sepenuhnya bertokoh hewan, ada yang manusia, ada juga yang bertokoh mahkluk gaib (bukan hantu). Dalam setiap judul tidak mesti tokoh hewan semua atau manusia semua. Terdapat kombinasi tokoh. Ada tokoh hewan dan manusia, ada juga manusia dan peri.

Tema buku cerita ini beragam. Ada persahabatan, kesombongan, kecerdikan, kemalasan, keserakahan, dan masih banyak yang lain. Tema-tema tersebut mencerminkan kehidupan manusia sehari-hari. Ada manusia congkak/sombong, ada yang jujur, cerdik, ada yang tidak suka berkonflik, masing-masing dengan perilaku, sikap, dan perkataannya. Ada kemungkinan terdapat unsur-unsur edukasi dan pelajaran hidup dari setiap tema cerita dapat pembaca temukan.

Pembaca dapat merasakan sensasi setiap detail keduabelas cerita tersebut. Perlu diingat bahwa buku ini bukan buku khas ajaran yang mengandung muatan edukasi, moral, etika, dan sejenisnya. Buku ini adalah buku cerita, fiktif. Unsur edukasi atau pelajaran hidup adalah soal lain. Intinya adalah buku cerita.

 

Cerita tidak dikelompokkan per tokoh tetapi acak supaya pembaca tidak bosan. Artinya, cerita bertokoh hewan dahulu setelah itu cerita dengan tokoh manusia atau sebaliknya.

Judul  :12 Cerita Anak
Penulis :Sutanto
ISBN :Proses
Harga :Rp55000
Ukuran : A5 v,102 Hal

boyongan

PENERBIT PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN INDONESIA (P4I)

(PENERBIT P4I)

Perjalanan Budaya : Eksplorasi Nilai-Nilai Budaya Prosesi Pindah Rumah (Boyongan Omah) Pada Masyarakat Jawa

Di Indonesia masyarakat masih banyak yang menghormati tradisi yang telah ada, dalam hal ini yaitu dalam konteks tradisi melakukan pindah rumah atau menempati rumah baru. Seluruh daerah yang terdapat di Indonesia mempunyai ciri khas tersendiri dalam melakukan tradisi pindah rumah. Hal tersebut dikarenakan Indonesia merupakan negara yang multikultural dimana memiliki banyak suku bangsa di dalamnya yang menjadikan setiap daerah memiliki perbedaan dalam tradisinya. Tradisi terus berkembang dan dilaksanakan sampai sekarang dikarenakan para orang tua selalu memberikan suatu arahan kepada keturunannya atau anaknya bahwasanya apabila melakukan sesuatu yang terdapat nilai tradisinya maka seorang anak harus melakukan tradisi tersebut agar terhindar dari berbagai macam hal yang bersifat mistik atau hal yang tidak diinginkan sebelumnya.

Masyarakat Jawa pada tradisi pindah rumah mengenalnya sebagai boyongan omah. Tradisi pindah rumah dalam masyarakat Jawa telah dilakukan turun temurun hingga saat ini. Tradisi boyongan omah merupakan suatu tradisi yang dilakukan oleh orang jawa yang akan meninggalkan rumah lama ke rumah baru untuk melanjutkan kehidupannya sesuai dengan rujukan dan arahan dari tokoh masyarakat sesuai dengan prosedur yang telah ada sejak zaman dahulu. Boyongan omah memiliki suatu susunan ritual yang harus dilakukan oleh masyarakat jawa. Berbagai macam tata cara dalam melakukan pindah rumah harus dilakukan oleh pemilik rumah beserta keluarga. Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Jawa dimana tata cara menempati rumah baru akan dilakukan oleh warga dengan berpedoman apa yang telah dikatakan oleh orang yang di sesepuhkan di tempat tersebut.

 

Penulisan  buku ini bertujuan untuk menganalisis tradisi pindah rumah yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, dan mengungkapkan tentang nilai-nilai budaya yang terkandung dalam prosesi pindah rumah serta berbagai dampak yang akan terjadi apabila tidak melakukan tradisi pindah rumah atau boyongan omah hingga ada upaya untuk melestarikan tradisi tersebut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat yaitu dengan memperkenalkan secara terus menerus kepada keluarga dan masyarakat. Pengenalan tersebut dapat dilakukan dengan pada saat melakukan pindah rumah sejatinya harus diberikan informasi mengenai tata cara melakukan tradisi tersebut. Sehingga tradisi tersebut dapat terus lestari sampai kapan pun.

Judul  :Perjalanan Budaya : Eksplorasi Nilai-Nilai Budaya Prosesi Pindah Rumah (Boyongan Omah) Pada Masyarakat Jawa
Penulis :YUNIAR MUJIWATI
ISBN :Proses
Harga :Rp55000
Ukuran : Unesco, v,61 Hal